Rabu, 31 Mei 2017

Mau Cepat Selesai Kuliahnya? Ubah Gaya Komunikasimu


Mau Cepat Selesai Kuliahnya? Ubah Gaya Komunikasimu 


Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan

Mau Cepat Selesai Kuliahnya? Ubah Gaya Komunikasimu

Esaunggul.ac.id, Jakarta, Konsultan Komunikasi dan Public Speaking Muhammad Ridwan menagatakan jika seorang mahasiswa yang ingin segera menyelesaikan kuliahnya perlu untuk mempelajari gaya berkomunikasi. Hal ini diungkapkan Ridwan saat acara seminar yang bertema “Pendidikan Karakter Melalui Public Speaking”.
“Gaya komunikasi mahasiswa itu bisa membantu dia menyelasikan kuliah lebih cepat, ini bisa dimanfaatkan bagi mahasiswa yang ingin mengejar target kuliahnya,” tutur Ridwan, di Aula Kemala, Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat (26/05/2017).
Gaya komunikasi ini menurut pria yang berusia 60 tahun itu dapat diterapkan ketika mahasiwa menghadapi masalah dengan para dosen saat kuliah. Umumnya permasalahan yang dihadapi seperti meminta keringanan dalam menyelesaikan tugas.
“Penting bagi mahasiswa memperbaiki komunikasi ketika menghadap dosen yang dianggap killer, gimana sih cara kita ngerayu dia, agar dia mau baik sama kita,” terangnya.
Selain menghadapi para dosen gaya komunikasi pun dapat bermanfaat saat mahasiswa melakukan presentasi dan mengerjakan kajian baik makalah maupun tugas kuliah. “Saat tugas kuliah yang mengedepankan public speakingseperti presentasi mata kuliah dan mengerjakan tugas akhir mahasiwa membutuhkan gaya komunikasi yang terampil, tidak asal-asalan dan dapat langsung to the point kepada akar masalah,” ucapnya.
Gaya komunikasi di dalam publik speaking pun dapat menjadi modal bagi para mahasiswa jika nantinya mereka telah lulus dan mencari pekerjaan. Gaya komunikasi umumnya diperlukan saat para pencari kerja menghadapi sesi interview menghadapi HRD maupun Direksi.
“Seminar ini bisa jadi modal loh, kita bisa mengetahu bagaimana gaya komunikasi seperti body language, postur tubuh dan gaya bicara ketika sedang interview pekerjaan,” tuturnya
Tuntut Mahasiswa Lebih Inovatif
Sebelumnya dihari yang sama, seminar mengenai Creative and Innovative Thinking Skills diadakan di Aula Kemala. Dalam seminar tersebut menghadirkan pembicara Ruby Herman sebagai praktisi dan penggiat bisnis kreatif. Selain Ruby, pembicara yang diundang ialah Michelle Wibowo salah satu artis youtube dan content kreatif.
Ruby Herman dan Michelle Wibowo
Ruby Herman dan Michelle Wibowo
Menurut Ruby kunci kesuskesan seorang mahasiswa bukanlah terlihat dari nilai IPK atau seberapa banyaknya ia mengikuti kelas. Yang terpenting dari mahasiswa jika mereka ingin sukses adalah selalu melihat peluang dari kejadian atau peristiwa.
“Kalau kalian ingin menjadi seorang yang sukses dalam berbagai hal terutama bisnis, kalian harus mampu melihat celah dalam sebuah peluang,” tutur pria yang juga aktif di perusahaan Multi Level Marketing di Jakarta itu.
Ia mencontohkan startegi dalam melihat peluang didunia bisnis dapat dilakukan dengan melakukan riset terkait hal-hal yang belum ada atau belum dilakukan oleh orang lain. “Kalau kalian ingin sukses terutama di dunia bisnis salah satunya harus berinovasi atau berbeda dengan orang lain,” terangnya.
Ruby pun menjelaskan inovasi sangat penting dalam membranding produk kita agar dapat dikenal dengan luas oleh pasar, terutama dapat menjadi pembeda dengan produk yang ditawarkan oleh orang lain.
“Inovasi itu penting agar bisa membranding, saya mencontohkan orang-orang Indonesia itukan umumnya tidak suka makanan mentah seperti sushi, ini sebenernya peluang gimana kita bisa buat produk sushi yang disukai oleh orang Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, pembicara lainnya yakni Michelle Wibowo mengungkapkan saat ini mahasiswa dan anak-anak muda dapat memanfaatkan berbagai media untuk mempromosikan aktifitas kreatifnya.
“Saya yakin disini peserta memiliki kemampuan kreatif yang berbeda-beda, nah saat ini kan media sosial sangat mudah untuk menghubungkan masyarakat. Seperti saya menjual produk asuransi memanfaatkan media Youtube untuk mempromosikan produk yang saya jual,” ungkapnya.
Wanita lulusan S1 di Swedia ini pun menambahkan meskipun berfikir kreatif itu tidaklah mudah namun itu bisa diakali dengan saling sharing dengan para pakar dan ahli dibidangnya.”Kreatif tuh mudah, kita harus banyak mendengar dari para ahli dan pakar,” tutup agen asuransi Prudential ini.
Seminar pada hari itu pun ditutup dengan foto bersama dengan menggunakan drone oleh peserta dan narasumber, terlihat peserta sangat antusias dengan dua seminar yang diselenggarakan oleh Universitas Esa Unggul. Kurang lebih sebanyak 100 mahasiswa menghadiri seminar tersebut. umumnya mahasiswa yang hadir merupakan mahasiswa Manajemen dan Ekonomi.
Foto Bersama Pembicara dan Peserta Seminar
Foto Bersama Pembicara dan Peserta Seminar


Read More..

Jumat, 26 Mei 2017

IAEI Optimis Esa Unggul Menjadi Pusat Kajian Ekonomi Syariah


IAEI Optimis Esa Unggul Menjadi Pusat Kajian Ekonomi Syariah 


IAEI Optimis Esa Unggul Menjadi Pusat Kajian Ekonomi Syariah
IAEI Optimis Esa Unggul Menjadi Pusat Kajian Ekonomi Syariah

IAEI Optimis Esa Unggul Menjadi Pusat Kajian Ekonomi Syariah

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) bekerjasama dengan Univeritas Esa Unggul melakukan sosialisasi literasi keuangan syariah kepada mahasiswa dengan melakukan seminar nasional bertajuk “Riba Sumber Masalah Ekonomi Umat.”
Dalam seminar tersebut dihadiri oleh sejumlah pakar dari IAEA dan ahli dalam keuangan dan perbankan syariah diantaranya ialah Dewan Penasihat IAEA Prof. DR. Faitzal Rivai, SE, MM, MBA, Ketua DPP I IAEI Irfan Sauki Beik, Ph.D, Sekretariat Universitas Esa Unggul Dr. Roikhan Muhammad Aziz dan Ketua Prodi Manajemen Universitas Esa Unggul Dr. Tantri Yanuar, SE, MSM.
Keynote speaker yakni Dewan Penasihat IAEI Faitzal Rivai mengatakan penetrasi keuangan syariah di Indonesia terhitung rendah. Untuk itu penetrasi tersebut harus ditingkatkan salah satunya ialah menjadikan pusat pendidikan yakni universitas sebagai pusat kajian keuangan syariah. Salah satu universitas yang dijadikan sebagai salah satu pusat kajian nantinya ialah Universitas Esa Unggul.
“Kami dari IAEA Optimis Esa Unggul dapat menjadi pusat kajian ekonomi dan keuangan berbasis syariah di Indonesia. Salah satunya mendorong agar di universitas ini mempunyai jurusan keuangan syariah,” ujar Faitzal di Ballroom Kemala, Universitas Esa Unggul, Rabu (23/05/2017).
Pusat Kajian Ekonomi Syariah
Pusat Kajian Ekonomi Syariah
Ia pun menilai Esa Unggul memiliki kelebihan dalam bidang pengembangan pendidikan keuangan syariah dikarenakan Esa Unggul memiliki modal dari segi para pengajar yang berkompeten di bidang keuangan syariah.
“Seperti yang terlihat dalam seminar saat ini, Esa Unggul memiliki kompetensi pendidik yang berkompeten di bidang ekonomi syariah. Ini menjadi kelebihan Esa unggul, sehingga nantinya Esa Unggul menjadi motor penggerak literasi keuangan,” tuturnya.
Sementara itu Wakil Rektor Universitas Esa Unggul Dra. Suryari Purnama, MM menyambut gembira seminar yang membahas literasi keuangan dan perbankan syariah. Ini menjadi tonggak bagi Esa Unggul untuk dapat menyemarakkan literasi keuangan syariah dikalangan pendidikan universitas.
“Seminar mengenai riba menjadi masalah umat yang diselenggarakan ini adalah tonggak bagi Esa Unggul untuk dapat berbenah menjadi universitas yang mendukung literasi keuangan syariah khususnya yang jauh dari riba,” ujar Suryari.
Dalam seminar tersebut para peserta sangat antusias memperhatikan dan memberikan pertanyaan kepada narasumber. Peserta yang datang dalam seminar ini berjumlah 238 peserta dan berasal dari mahasiswa baik dari Universitas Esa Unggul maupun dari luar seperti UIN dan kampus sekitar Jakarta.

Read More..

Rabu, 03 Mei 2017

Bedah Buku dan Pelatihan Islamic Young Entrepreneur From Rasulullah


Share


Bedah Buku dan Pelatihan Islamic
Bedah Buku dan Pelatihan Islamic

Bedah Buku dan Pelatihan Islamic Young Entrepreneur From Rasulullah

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Kalian mahasiswa? Senang berbisnis dan ingin belajar berbisinis? Tertarik mendesain buku atau ingin belajar mendesain buku juga?
LDK IKMI mempersembahkan “Bedah Buku dan Pelatihan Islamic Young Entrepreneur From Rasulullah”
Yuk, ikutan bedah buku “Belajar Bisnis Ala Rasulullah Selagi Mahasiswa Why Not?” bersama Wildan Fuady (Penulis) dan pelatihan mendesain buku bersama Vanny Rosa (ilustrator buku “Cukup Jadi Muslimah”
Acara ini akan berlangsung pada :
Hari/tanggal : Jumat, 19 Mei 2017
Jam : 13.00 s.d selesai
Tempat : Ruang 811 Gedung Universitas Esa Unggul
HTM :
RP 25.000 (Untuk 10 orang pertama Rp. 20.000). Ayo buruan daftar sekarang juga dan jangan sampai terlewatkan.
Buat kalian yang mau mendaftar bisa hubungi salah satu kontak ini melalui SMS/WA 082298314398 (Septi) dan 085698666574 (Wildan).
Kami juga akan membuka pedaftaran langsung di Lobby Belakang Esa Unggul dari jam 10.00 s.d 15.00 WIB. Jadi, buat kalian yang mau mendaftar langsung bisa kunjungi stand kami.
Apa aja sih yang bakal kalian dapat dari acara ini?
1. Ilmu berbisnis ala Rasulullah
2. Ilmu mendesain buku
3. Snack
4. Sertifikat di hari itu juga
Tunggu apa lagi? Buruan daftar sekarang juga.

Read More..

Realted Posts