Kamis, 04 Oktober 2018

ECLIPSE 2018, Cara Generasi Muda Memadukan Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif



Esaunggul.ac.id, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Esa Unggul angkatan 2017/2018 menggelar acara ECLIPSE singkatan dari Economy & Culture in Pack By Seventeen. Salah satu Panitia acara Eclipse 2018 Ibnu Darwisy menjelaskan dalam Eclipse 2018 sejumlah kegiatan dilaksanakan seperti Seminar, Bazar, perlombaan hingga Live Music.
Darwisy menerangkan dipilihnya ECLIPSE (Economy & Culture in Pack by Seventeen) sebagai tema acara dikarenakan laju perekonomian Indonesia saat ini sedang berkembang dengan cepat, hal ini pun ditopang dengan munculnya Usaha kecil menengah yang berasal dari ekonomi kerakyataan dan Ekonomi Kreatif. Untuk itu, anak muda terutama mahasiswa harus mampu melihat peluang tersebut.
“Jadi, Eclipse itu singkatan dari Economy & Culture in Pack By Seventeen yakni bagaimana anak muda dapat membangun Ekonomi dengan cara mengelaborasikannya lewat kebudayaan Indonesia yang nantinya menghasilkan ekonomi kerakyatan. Tentunya hal ini didorong oleh inovasi para anak muda,” terang Darwisy di Esa Unggul, Jakarta Barat beberapa waktu yang lalu.
Suasana Saat Bazar Eclipse
Sementara itu, dalam Seminar Eclipse yang membahas mengenai Pengaruh Kebudyaan terhadap Perkembangan Ekonomi Indonesia dengan pembicara Kasubid Seni media Kemendikbud Tubagus Sukma, digelar pada hari kedua Eclipse. Dalam seminarnya, Tubagus mengajak para mahasiswa untuk memaksimalkan potensi kesenian dan kebudayaan Indonesia, sebagai salah satu peluang untuk membangkitkan perekonomian bangsa.

Suasana Saat Seminar Eclipse
Menurutnya, terdapat 16 potensi yang dapat dimanfaatkan oleh anak muda terutama mahasiswa terkait kesenian dan kebudayaan Indonesia untuk menciptakan ekonomi kerakyatan dan Ekonomi Kreatif seperti Seni Rupa, Fashion, Pengobatan Tradisional hingga Pariwisata.
“Jika anak muda saat ini mampu memaksimalkan potensi keseninan dan Kebudayaan di Indonesia maka Ekonomi Kreatif akan tumbuh dan menjadi salah satu penopang Perekonomian di Indonesia,” terangnya.
Dirinya pun berharap mahasiswa Esa Unggul dapat menggali potensi kebudyaan Indonesia menjadi sebuah Ekonomi Kreatif, karena Ekonomi Kreatif yang berlandaskan pada kebudayaan saat ini sedang dilirik oleh Dunia Internasional. Apalagi dalam statistik, Ekonomi Kreatif di Indonesia mampu menciptakan lapangan pekerjaan hingga 13 juta jiwa.
“Tren yang saat ini sedang diLirik oleh dunia Internasional ialah Ekonomi Kreatif di Indonesia yang berbasis kepada kebudayaan, tidak tanggung-tanggung tiap tahunnya meningkatkan jumlah tenaga kerja di Indonesia. Jadi yuk, kita tuangkan ide kreatif kita untuk membangkitkan Perekonomian di Indonesia,” tutupnya.
Eclipse 2018 akan ditutup pada 10 November mendatang dengan panggelaran pesta musik yang menghadirkan penyanyi dan band yang saat ini sedang digandrungi oleh anak muda sepeti Danilla dan Pee Wee Gaskin.
Read More..

Selasa, 27 Februari 2018

Magister Akutansi Universitas Esa Unggul selenggarakan Visitasi Akreditasi BAN PT


Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Magister Akutansi (MAKSI) Universitas Esa Unggul melakukan visitasi Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT Kemenristek Dikti. Selama kurun waktu dua hari Tim Asesor yang terdiri dari Prof.Dr. I Wayan Suartana, SE,AK, CA, M.Si dan Prof.Dr. Sutrisno, SE,Ak, CA, M.Si memeriksa sejumlah dokumen yang terkait akreditasi. Selain memeriksa kelengkapan dan kecocokan dokumen, para Asesor ini melakukan sesi wawancara dengan para mahasiswa dan Alumni Magister Akutansi.
Salah satu Asesor BAN Prof.Dr. Sutrisno, SE,Ak, CA, M.Si menerangkan selama melakukan visitasi Akreditasi di Program Magister Akutansi Esa Unggul terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki oleh program tersebut, salah satunya ialah moto yang dikedepankan yakni menciptakan Ahli akuntan berjiwa Wirausaha.


Suasana Saat Akreditasi

“Saya sangat mengapresiasi tujuan dibuatnya MAKSI ini yakni mencetak seorang akuntan yang berjiwa wirausaha, hal ini selaras dengan mahasiswanya yang memiliki background yang beraneka ragam, sehingga sangat tepat sekali jika para lulusannya nanti mengaplikasikan keilmuannya bukan hanya sebagai akuntan yang teksbook namun dapat dipergunakan dalam segala bidang,” ujar Sutrisno di Universitas Esa Unggul beberapa waktu yang lalu.
Sementara itu Rektor Universitas Esa Unggul Dr.ir.Arief Kusuma, M.B.A mengatakan visitasi Akreditasi yang dilakukan oleh BAN PT ini dapat memberikan dampak yang baik bagi Program Studi Magister Akutansi kedepannya. Arief pun berharap Esa Unggul mendapatkan nilai akreditasi yang terbaik dari BAN PT Kementerian Ristek Dikti.
“Visitasi Akreditasi Program studi Magister Akutansi ini akan kami jadikan evaluasi bagi kami untuk memberikan meningkatkan kualitas secara akademik maupun fasilitasnya, mudah-mudahan Program Studi Magister Akutansi mendapatkan nilai tertinggi dari BAN PT,” tutupnya.


Penyerahan Data Esa Unggul kepada Asesor

Dalam Visitasi Akreditasi ini juga dihadiri oleh sejumlah civitas Esa Unggul dan Tenaga pengajar dari Magister Akuntansi. Visitasi ini pun berjalan dengan dengan khidmat dan penuh dengan keakraban, acara diakhiri dengan foto bersama dengan asesor dan peserta visitasi akreditasi.
Read More..

Senin, 17 Juli 2017

Selamat Berjuang Tim Delegasi Esa Unggul di Ajang MTQN XV





Mussabaqqoh Tilawatil Qur'an
Mussabaqqoh Tilawatil Qur’an

Selamat Berjuang Tim Delegasi Esa Unggul di Ajang MTQN XV

Salah satu tujuan Pendidikan Nasional, sebagaimana diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), adalah untuk mencetak manusia Indonesia yang berilmu pengetahuan, beriman, bertakwa kepada Allah SWT, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, disiplin, serta sehat jasmani dan rohani.
Selain itu juga dalam amanah Undang-Undang tersebut disebutkan mengenai pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, dalam hal ini pembangunan bina mental dan spiritualnya. Tentunya pembangunan mental dan spiritual itu dapat diwujudkan melalui metode, strategi, dan kegiatan yang tepat dan bernilai manfaat.
Mahasiswa sebagai generasi penerus masa depan bangsa, merupakan sumber daya manusia yang perlu ditempa dengan baik dan serius, tidak hanya sebatas penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologinya, akan tetapi juga pengembangan karakter dan kepribadiannya. Salah satu kegiatan yang dipandang strategis untuk mewujudkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam tujuan Pendidikan Nasional di atas adalah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Tingkat Nasional.
Dalam konteks inilah Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RISTEK dan DIKTI) bekerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan even akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional XV Tahun 2017.
Pada MTQMN XV tahun ini mengambil tema “Melalui MTQ Mahasiswa Nasional XV Tahun 2017 kita integrasikan intelektualitas dan spiritualitas untuk mencetak calon pemimpin Indonesia yang cerdas dan bermoral demi mewujudkan baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafur.”
Dari tema yang diambil pada ajang MTQMN tahun ini diharapkan dapat lahir pemimpin yang memiliki nilai-nilai spiritualitas dan intelektualitas dalam rangka mewujudkan negara yang aman, damai dan senantiasa mendapatkan ampunan dari Allah SWT
Untuk itu kami memohon doa dan dukungan dari segenap civitas akademika Esa Unggul agar nantinya tim MTQ Esa Unggul dapat sukses meraih hasil terbaik, dalam berkompetisi di ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional XV di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang tanggal 28 Juli – 4 Agustus 2017.
Semoga dengan penampilan kami di MTQMN XV di Malang dapat bermanfaat dan mampu meningkatkan reputasi almamater kami tercinta yakni Universitas Esa Unggul.

Sekian
Terima Kasih
Ketua Kafilah MTQMN XV Universitas Esa Unggul
Rahmadadi, SE
#MTQMNXVUBUM
#KafilahUEU
#InsyaAllahberkah

Read More..

Realted Posts