Selasa, 04 April 2017

Selamat Kepada Tim Mahasiswa Universitas Esa Unggul Menjadi Pemenang PKM 5 Bidang KEMENRISTEKDIKTI Tahun 2016 PENDANAAN Tahun 2017


Share




PKM 5 Bidang
Selamat Kepada Tim Mahasiswa Universitas Esa Unggul Menjadi Pemenang PKM 5 Bidang KEMENRISTEKDIKTI Tahun 2016 PENDANAAN Tahun 2017
Civitas akademika Universitas Esa Unggul mengucapkan Selamat kepada Tim Mahasiswa Universitas Esa Unggul Menjadi Pemenang Kompetisi PKM 5 Bidang Dikti tahun 2016 Pendanaan Tahun 2017.
PKM atau Program Kreativitas Mahasiswa, merupakan salah satu program dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA) Kemenristekdikti. PKM dikembangkan  untuk  mengantarkan  mahasiswa  mencapai  taraf  pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi.  Dalam  rangka  mempersiapkan  diri  menjadi  pemimpin maupun wirausahawan tangguh dan berjiwa mandiri. mahasiswa diberi peluang  untuk mengimplementasikan  kemampuan,  keahlian,  sikap, tanggungjawab, kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni.
5 Bidang PKM meliputi PKM-Penelitian (PKMP), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM Karsa Cipta (PKC) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Finalis dari masing-masing PKM akan dilombakan dalam Pekan Ilmiah Nasional.
Pada Tahun 2017, 5 Tim UEU memenangkan PKM pada kategori Kewirausahaan. Berikut adalah nama-nama Pemenang PKM Kewirausahaan Universitas Esa Unggul.
PKM 5 Bidang
Selamat Kepada Tim Mahasiswa Universitas Esa Unggul Menjadi Pemenang PKM 5 Bidang KEMENRISTEKDIKTI Tahun 2016 PENDANAAN Tahun 2017
PKM 5 Bidang
Selamat Kepada Tim Mahasiswa Universitas Esa Unggul Menjadi Pemenang PKM 5 Bidang KEMENRISTEKDIKTI Tahun 2016 PENDANAAN Tahun 2017
Download :
  1. BABUNDA INVRATIVE PROJECT
  2. TAKTUK COLLECTION (TATAKAN GELAS DAN MANGKUK TWO IN ONE BERBENTUK KAKTUS)
  3. PEMBUATAN JAM DINDING UNIK (JAMIK)
  4. TAS TRENDI BERBAHAN JEANS BELEL
  5. SABUN LIBUAI (LIDAH BUAYA IRITASI)

Read More..

Senin, 03 April 2017

Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional


Share


Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional
Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Latihan Kesiapsiagaan Bencana (Evakuasi Mandiri Bencana Kebakaran) Supported l BNPB, BPBD DKI Jakarta, Pemadam Kebakaran Jakarta Barat dan Senkom Polri.
Tempat : Depan Ballroom Kemala Universitas Esa Unggul
Tanggal : 26 April 2017
Waktu : 10.00 WIB s.d selesai.

Read More..

Sabtu, 18 Maret 2017

Gen Halilintar Hadir di Universitas Esa Unggul


Gen Halilintar Hadir di Universitas Esa Unggul 
Gen Halilintar Hadir di Universitas Esa Unggul

Kelompok Studi Akuntansi (KSA) FEB Universitas Esa Unggul menggelar seminar motivasi pada tanggal 16 Maret 2017 dengan bintang tamu Gen Halilintar yang bertemakan “Never Too Young To Be Billionaire” di Ballroom Kemala Universitas Esa Unggul.
Seminar yang dihadiri oleh mahasiswa Universitas Esa Unggul dan dari Unversitas lain ini dibuka oleh pertujukan akustik. Kaprodi Akuntansi Adrie Putra, SE, MM, dalam kata sambutannya beliau mengaharapkan dengan adanya seminar ini dapat membuka wawasan peserta yang hadir, bahwa jiwa kewirausahaan harus terus diasah sehingga nantinya setelah lulus dapat terjun kemasyarakat menjadi Entepreuneur yang handal.
 Kaprodi Akuntansi Adrie Putra, SE, MM 
Kaprodi Akuntansi Adrie Putra, SE, MM

Pembicara utama dalam seminar motivasi ini yaitu Halilintar Anofial Asmid (ayah) dan Lenggogini Faruk (ibu) sebagai orang tua dari kesebelasan anak mereka yang sekarang disebut Gen Halilintar. Dalam kesempatan ini mereka menceritakan bagaimana jatuh bangun menjadi pengusaha disamping harus mengurus sebelas anak.
Mr Halilintar memulai bisnis sejak masa sekolah dan kuliah dilanjutkan ketika sudah bersama, bahkan bisnis makin membesar, “ketika wisuda bukan saja lahir dua anak tapi juga melahirkan banyak bisnis. Kami berdua merintis salon muslimah pertama di Depok” ujar Gen yang ketika wisuda S1 sudah memiliki 2 anak.
Bagi Gen Halilintar, memiliki banyak anak bukanlah musibah, melainkan anugerah. Bagi mereka, setiap anak sudah dibekali dengan rejeki masing-masing oleh Allah. Mereka tidak pernah khawatir karena yakin Allah menitipkan 11 anak bukan tanpa alasan.
Gen Halilintar, sebutan ini adalah bagi pasangan Lenggogini Faruk dan Halilintar Anofial Asmid yang memiliki 11 anak. 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Mereka adalah Muhammad Atta Halilintar (Atta), 19th; Sohwa Mutammima Halilintar (Sohwa), 18th; Sajidah Mutamimah Halilintar (Sajidah), 17th; Muhammad Thariq Halilintar (Thariq), 16th; Abqariyyah Mutammimah Halilintar (Abqariyyah), 14th; Muhammad Saaih Halilintar (Saaih), 12th; Siti Fatimah Halilintar (Fatim), 11th; Muhammad Al Fateh Halilintar (Fateh), 9th; Muhammad Muntazar Halilintar (Muntaz), 6th; Siti Saleha Halilintar (Saleha), 4th; dan Muhammad Shalaheddien El-Qahtan Halilintar (Qahtan), 2th.

Gen dan Kesebelas Anaknya 
Gen dan Kesebelas Anaknya

Pendidikan
Yang luar biasa dari Gen, meskipun menjalankan tugas sebagai ibu dan menjalankan bisnis serta membawa bersama dengan semua anaknya tanpa ada pembantu maupun baby sitter, ia mampu menyelesaikan Ph. D di universitas Selangor Malaysia. Sedang Halilintar kini adalah calon doktor, juga di Malaysia.
Tentang pendidikan bagi anak, Gen Halilintar memliki metode sendiri. Beberapa anak diantaranya memang mengenyam pendidikan formal setingkat SMP. Tetapi sebagian besar diterapkan pendidikan homeschooling plus. Anak-anak tetap diharuskan belajar selama dalam perjalanan bisnis kemana pun, seminggu penuh. Menurut Gen, memberi pelajaran saat didalam mobil lebih mudah diserap dan lebih fokus. Bukan hanya soal akademis, tapi juga non akademis, dan bisnis.
Hasilnya anak pertama mereka, Atta sejak SD sudah bisa berdagang kerajinan, pop corn dan sandwich yang dijual kepada teman-temannya di sekolah. Saat kelas 5 bisa membantu ayahnya memasarkan produk provider komunikasi. Menginjak usia 12 tahun berjualan gadget secara online. Tahun berikutnya jual-beli mobil, sampai-sampai konsumen tidak percaya kalau yang menawarkan mobil kepadanya adalah anak usia 13 tahun. Kini Atta juga mempunyai usaha operator tour. Anak kedua, Shohwa memiliki usaha bidang fashion dan usaha kuliner. Ide usaha muncul selama melakukan perjalanan.
Kisah Gen Halilintar sangat menginspirasi, semoga kita juga bisa menjadi orang yang sukses, baik dalam kehidupan rumah tangga, keluarga, dan bisnis / perdagangan.
Read More..

Realted Posts